Kejeniusan Graham Potter Dipuji Karena Mengubah Taktik Chelsea

Kejeniusan Graham Potter Dipuji Karena Mengubah Taktik Chelsea

Agen Bola Terpercaya  – Kejeniusan Graham Potter Dipuji Karena Mengubah Taktik Chelsea.

Hal yang cukup menarik pada laga perdana Graham Potter bersama Chelsea yaitu penyesuaian taktik di sisi kirinya. Secara mengejutkan Raheem Sterling dijadikan wing back kiri, meski sudah ada fullbcak kiri murni Marc Cucurella. Chelsea langsung tampil berbeda setelah kepergian managernya, yaitu Thomas Tuchel. Hal pertama yang paling berbeda adalah pemilihan formasi dasar versi Potter.

Mantan pelatih Brighton itu menggunakan formasi 4-2-3-1, meninggalkan formasi dasar tiga bek yang biasa digunakan oleh Thomas. Namun ketika di pertandingan, formasi dasar yang dibuat oleh Potter jadi terlihat seperti posisi tiga bek.

Perubahan taktik dan penggunaan sistem tiga bek bahkan diakui langsung oleh Potter seusai pertandingan. Ia menyadari bahwa Chelsea perlu penyesuaian taktik di sebelah kiri.

Tiga Bek

Potter secara langsung mengakui bahwa sistem permainan yang dirancangnya adalah tiga bek. Sterling yang awalnya terlihat sebagai winger kiri, justru dijadikan wing back kiri. Cucurela juga dipindahkan menjadi bek tengah tepi kiri.

“Yang saya pahami sejauh ini, kami menggunakan tiga pemain dibelakang. Pemain yang memberikan kami kelebaran adalah Sterling dan Reece” ucap Potter dilansir dari Football London.

“Saya melakukan hal itu karena Salzburg terlihat sangat kuat dengan formasi mereka yaitu 4-2-3-1 . Sementara itu saya ingin membuat situasi yang berbahaya di kedua sisi. Raheem dan Reece memberikan kami situasi itu” lanjut Potter.

Perubahan formasi itu sangat berdampak pada posisi Cucurella di lapangan yang dimainkan seperti bek tengah tepi kiri. Namun, mantan pemain Brighton itu malah menghadirkan fleksibelitas pemain, seperti yang diakui Potter.

Cucurella sudah terbiasa dimainkan Potter di Brighton sebagai bek tengah, fullback, dan wing back. Ketiga peran itu digabungkan dalam sistem permainan yang ia buat.

“Ketika saya meletakkan Rahee di posisi wing back, saya tidak ingin Raheem terlalu dekat dengan kotak penalti untuk bertahan. Untungnya Marc berhasil mengatasi situasi bertahan dengan cukup baik” kata Potter.

Hybrid

Potter kemudian menjelaskan walaupun dasar permainannya adalah dengan tiga bek, formasinya terbilang mix atau bisa berubah jadi empat bek saat pertandingan. Kehadiran Cucurella memungkinkan hal itu terjadi.

Cucurella bisa jadi bek tengah tepi kiri saat bangun serangan, namun ia juga bisa berperan sebagai full back kiri saat Sterling terlambat turun. Jika dibutuhkan, Cucurella juga bisa diandalkan saat Sterling membutuhkan bantuan di sayap.

“Raheem lebih bagus saat menyerang lini belakang lawan. Berbeda dengan Reece yang jauh lebih seimbang antara menyerang dan bertahan” ungkap Potter.

“Sebenarnya, kami bisa bertahan dengan empat pemain saja. Cucurella menjaga sisi kiri dengan sangat baik, saya tidak ingat berapa banyak ancaman yang datang dari sisi tersebut jika hal tersebut diperlukan” lanjut Potter.

Demikian artikel mengenai Kejeniusan Graham Potter Dipuji Karena Mengubah Taktik Chelsea. Semoga bermanfaat bagi para pecinta bola Terima Kasih!!

Menu